Nunukan

Rekrutmen 12 Anggota Baru PDAM Tirta Taka Secara Tertutup Tuai Kritik Tajam DPRD

Bagikan ke

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN, KALTARA – Kebijakan manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Taka Nunukan yang melakukan rekrutmen 12 anggota baru secara tertutup memicu reaksi keras dari jajaran legislatif.Proses yang dinilai tidak transparan tersebut dianggap mencederai prinsip tata kelola perusahaan daerah yang bersih dan profesional.

Kritik pedas datang langsung dari ketua Komisi II DPRD Nunukan dan Sekertaris Komisi ll Ramsah. Ia memberikan teguran terbuka kepada pihak manajemen PDAM karena dianggap telah mengabaikan aspek keterbukaan informasi publik.

Berita Terkait  Ribuan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu Disalurkan Pemkab Nunukan

Ramsah menegaskan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk menjunjung tinggi transparansi dalam setiap kebijakan, terutama dalam hal penambahan sumber daya manusia.

“Sebagai BUMD, PDAM memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk mengedepankan keterbukaan informasi kepada publik dalam setiap kebijakan,” tegas Ramsah.

Ia menambahkan bahwa rekrutmen yang dilakukan secara diam-diam atau “di bawah meja” hanya akan menimbulkan kecurigaan di masyarakat dan merusak citra perusahaan di mata publik.

Berita Terkait  Sosialisasi Pendidikan Pemilih : "Membangun Kesadaran Politik dan Peran Pemuda Dalam Demokrasi"

Desakan Transparansi

Anggota legislatif menekankan bahwa setiap proses pengisian jabatan atau penambahan personel di tubuh instansi plat merah seharusnya diumumkan secara luas. Hal ini bertujuan agar:

Memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri daerah kab Nunukan yang kompeten.

Berita Terkait  Basri Minta Masyarakat Nunukan Saring Informasi dan Jaga Persatuan

Menghindari praktik nepotisme dalam tubuh perusahaan daerah.

Menjamin kualitas SDM yang direkrut melalui proses seleksi yang terukur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak legislatif meminta manajemen PDAM Tirta Taka segera memberikan klarifikasi resmi terkait urgensi dan prosedur yang ditempuh dalam perekrutan 12 anggota baru tersebut. DPRD berkomitmen untuk terus mengawal isu ini guna memastikan tata kelola BUMD di Nunukan tetap berada pada jalur yang benar.

Loading

Keep Scrolling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *