DPRD Kab. NunukanNunukan

DPRD Nunukan Perkuat Sektor Bahari,Komisi II Gandeng Universitas Airlangga

Bagikan ke

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN, KALTARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan menunjukkan komitmen serius dalam mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan di wilayah perbatasan.Langkah strategis ini diwujudkan melalui kerja sama riset dan pengembangan dengan akademisi dari Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya.

Hadir langsung dalam pertemuan tersebut, wakil bupati kab nunukan Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul,SH, didampingi oleh Sekretaris Komisi II Ramsah,pertemuan ini difokuskan pada pembahasan pengelolaan wilayah bahari dan pemberdayaan masyarakat pesisir di Kabupaten Nunukan.

Berita Terkait  Ramsah Hadiri Pembukaan Turnament Mini Soccer Cup I Desa Liang Bunyu

Dalam pemaparannya, Andi Fajrul menekankan bahwa geografis Nunukan yang berada di beranda terdepan Indonesia memiliki kekayaan laut yang luar biasa namun memerlukan sentuhan teknologi dan kajian ilmiah agar memberikan dampak ekonomi yang maksimal.

“Kerja sama dengan institusi pendidikan seperti UNAIR sangat penting. Kami ingin kebijakan pembangunan bahari di Nunukan didasarkan pada riset yang kuat, sehingga potensi rumput laut dan perikanan tangkap kita bisa naik kelas,” ujar Andi Fajrul.

Berita Terkait  Kawal Aspirasi Masyarakat, H. Firman Pastikan Hasil Musrenbang Sebatik Jadi Prioritas di DPRD

Poin Utama Pembahasan

Rapat bersama tim ahli dari UNAIR ini mencakup beberapa poin krusial, di antaranya:

Kajian Lingkungan Perairan: Memastikan aktivitas ekonomi bahari tetap menjaga ekosistem laut di wilayah perbatasan.

Peningkatan Kapasitas Nelayan,Program edukasi bagi nelayan lokal untuk mengolah hasil laut agar memiliki nilai tambah.

Membangun jejaring distribusi yang lebih luas guna mendukung kemandirian ekonomi daerah.

Berita Terkait  Reses Anggota DPRD Nunukan Ramsah Serap Aspirasi Warga Dusun Mekar Tanjung Aru

Pihak Universitas Airlangga menyambut baik inisiatif DPRD Nunukan.Sinergi antara legislatif dan akademisi diharapkan dapat melahirkan rekomendasi kebijakan (policy brief) yang aplikatif dan berkelanjutan bagi Kabupaten Nunukan.

Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan menambahkan bahwa hasil dari pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk program kerja nyata yang dianggarkan melalui pos pembangunan sektor kelautan pada tahun berjalan. (Ozzie)

Loading

Keep Scrolling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *