Anggota DPRD Nunukan Ramsah: “Sinergi Legislatif dan Akademisi Sebagai Upaya Majukan Sektor Perikanan di Pulau Sebatik”

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN, KALTARA– Sektor kelautan di wilayah perbatasan menjadi fokus utama dalam agenda turun lapang yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Ramsah. Pada Jumat (16/1/2026),
legislator tersebut mendampingi tim ahli dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Nunukan dalam program Community Development (Comdev) bertajuk “Bahari Berdaya” di Pulau Sebatik.
Sinergi Akademisi dan Legislatif di Perbatasan dalam
Kegiatan “Bahari Berdaya” ini dirancang sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang mempertemukan kepakaran akademis dari Unair dengan kebijakan pemerintah daerah. Ramsah memilih memanfaatkan waktu liburnya untuk memastikan program ini berjalan maksimal dan menyentuh langsung akar rumput.
“Kehadiran rekan-rekan dari Universitas Airlangga adalah peluang besar bagi kita. Sinergi ini memungkinkan persoalan nelayan di Sebatik dianalisis secara ilmiah sekaligus dicarikan solusi praktisnya melalui kebijakan di DPRD dan eksekusi di Dinas Perikanan,” ujar Ramsah.
Menggali Persoalan Nelayan Sebatik,Selama kegiatan berlangsung,tim gabungan melakukan dialog interaktif dengan komunitas nelayan setempat.Fokus utama komunikasi ini adalah:
Mendengarkan keluhan terkait sarana prasarana penangkapan ikan.
Menggali aspirasi mengenai pengolahan hasil laut agar memiliki nilai jual lebih tinggi.
Menampung masukan untuk bahan perbaikan program kerja DKP Nunukan ke depan.

Data yang terkumpul dari hasil diskusi ini tidak hanya akan menjadi arsip, namun akan diproses oleh DKP Nunukan sebagai landasan evaluasi untuk mencari solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.
Sambutan Positif Masyarakat
Masyarakat nelayan di Pulau Sebatik menyambut antusias kehadiran rombongan ini. Mereka menilai, kehadiran langsung wakil rakyat bersama tim ahli ke wilayah pesisir memberikan harapan baru bagi kemajuan sektor perikanan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.
Di akhir kegiatan, Ramsah memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada tim Unair Surabaya dan DKP Nunukan yang telah bekerja keras. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kepedulian kita untuk membuat masyarakat bahari kita lebih berdaya dan mandiri,” tutupnya. (Ozzie)
![]()
