Pastikan Proyek Sesuai Target, Pimpinan Komisi DPRD Nunukan Sidak Di Pulau Sebatik

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN, KALTARA – Jajaran pimpinan Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan diantaranya Ketua Komisi I DR Andi mulyono SH.MH,Ketua komis II Andi Fajrul SH dan Ketua komisi III Ryan Antoni Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek pembangunan infrastruktur vital di PulauSebatik, Senin, (2/02/2026)
Langkah ini diambil untuk memastikan pengerjaan proyek fisik berjalan sesuai spesifikasi dan target waktu yang telah ditetapkan.
Rombongan sidak dipimpin langsung oleh tiga pimpinan komisi DPRD Nunukan, didampingi oleh Ramsah Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan. Kehadiran lintas komisi ini menunjukkan keseriusan legislatif dalam mengawal anggaran daerah agar berdampak langsung pada masyarakat.
Tinjauan Infrastruktur dan Fasilitas Publik
Ada tiga titik utama yang menjadi fokus pemantauan tim DPRD Nunukan dalam kunjungan lapangan kali ini


“Proyek Box Culvert”
Tim meninjau pengerjaan drainase dan box culvert yang berfungsi untuk meminimalisir potensi banjir dan memperlancar aliran air di pemukiman warga.Legislator menekankan pentingnya kualitas material agar bangunan tahan lama.
Pembangunan Fasilitas Sekolah Sektor pendidikan tidak luput dari perhatian. Sidak dilakukan untuk melihat progres renovasi maupun pembangunan ruang kelas baru guna memastikan kenyamanan siswa dalam belajar tidak terhambat oleh keterlambatan proyek.
Rumah Sakit Pratama Sebatik Sebagai fasilitas kesehatan rujukan utama di wilayah perbatasan,RS Pratama Sebatik menjadi sorotan utama.Dewan mengecek fasilitas,kesiapan fisik bangunan dan ketersediaan penunjang lainnya agar pelayanan kesehatan bagi warga Sebatik dapat berjalan maksimal.
Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan, Ramsah menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan (monitoring) dewan terhadap kinerja mitra kerja di pemerintahan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD yang dikucurkan untuk proyek di Sebatik ini benar-benar dikerjakan dengan serius. Terutama untuk Rumah Sakit dan Sekolah, itu adalah pelayanan dasar yang tidak boleh tertunda,”ujar Ramsah di sela-sela kegiatan.
Pihak DPRD Nunukan rencananya akan memanggil dinas terkait untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP) jika ditemukan ketidaksesuaian antara laporan progres di atas kertas dengan fakta yang ditemukan di lapangan.
![]()
