NunukanPemkab NunukanPendidikan

Nunukan Memanas! Bupati Irwan Sabri Rekomendasikan Pemberhentian Kepsek SDN 01 Sebatik Tengah Usai Dugaan Bullying Guru Agama Viral

Bagikan ke
Ilustrasi AI

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN – Aroma skandal pendidikan di Kabupaten Nunukan kian menyengat. Bupati Nunukan, Kalimantan Utara H. Irwan Sabri, SE akhirnya angkat suara dengan langkah tegas merekomendasikan pemberhentian oknum Kepala Sekolah SDN 001 Sebatik Tengah menyusul viralnya dugaan bullying dan penganiayaan terhadap guru agama Sitti Halimah.

Langkah tersebut bukan sekadar wacana. Melalui Surat Nomor: R/101/MPEKASN.800.1.3.3 yang dikirimkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN), Irwan secara resmi mengusulkan pemberhentian kepala sekolah yang kini menjadi sorotan publik. Surat itu menjadi sinyal keras bahwa pemerintah daerah tak lagi bisa bersikap normatif di tengah gelombang kemarahan masyarakat.

Berita Terkait  Ratusan Peserta JELAS 5 Perebutkan Door Prize 1 Unit Sepeda Motor

“Saya merekomendasikan pemberhentian Kepsek,” ujar Irwan singkat saat dimintai tanggapan, Senin (9/2/2026).

Meski pernyataannya singkat, dampaknya tidak kecil, Rekomendasi tersebut menjadi respons atas kasus yang menyulut emosi publik, terutama di media sosial, setelah dugaan tindakan intimidasi hingga penganiayaan terhadap Sitti Halimah mencuat dan menyebar luas.

Kasus ini memantik pertanyaan serius bagaimana mungkin lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman bagi tenaga pendidik justru diduga berubah menjadi arena perundungan? Lebih ironis lagi, korban yang disebut-sebut adalah guru agama figur yang seharusnya dihormati dalam ekosistem pendidikan.

Desakan publik agar pemerintah bertindak tegas semakin menguat dalam beberapa hari terakhir. Warganet, aktivis pendidikan, hingga tokoh masyarakat menilai kasus ini tak boleh diselesaikan secara setengah hati. Bagi mereka, jika benar terjadi kekerasan dalam dunia pendidikan, maka itu bukan sekadar pelanggaran etika, melainkan kegagalan kepemimpinan di lingkungan sekolah.

Langkah Bupati Irwan Sabri mengirim surat rekomendasi ke BKN dinilai sebagai upaya meredam gejolak sekaligus menunjukkan sikap politik yang tegas Namun publik menunggu lebih dari sekadar surat transparansi proses, keadilan bagi korban dan jaminan bahwa kejadian serupa tak akan kembali terulang.

Berita Terkait  Gerak cepat, Bupati Laura Perintahkan Kepala BPBD untuk melihat langsung korban kebakaran di RSUD Malinau

Kini bola panas ada di tangan BKN dan pihak terkait.Apakah rekomendasi pemberhentian akan berujung pada sanksi nyata, atau sekadar menjadi dokumen birokrasi yang mengendap di meja pusat?

Di tengah sorotan tajam masyarakat satu hal jelas kasus di SDN 01 Sebatik Tengah bukan lagi sekadar urusan internal sekolah,Ini telah menjadi ujian serius bagi komitmen pemerintah daerah dalam melindungi guru dan menjaga marwah dunia pendidikan di Nunukan. (Tim)

Loading

Keep Scrolling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *