DPRD Kab. NunukanNunukan

H. Firman Harap KSOP Beri Kebijakan Berbasis Kearifan Lokal dan Regulatory Accommodation

Bagikan ke

GEMAKALTARA.COM | SEBATIK, KALTARA – H. Firman menyampaikan harapannya kepada KSOP agar dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pelayanan kepelabuhanan, tetap mempertimbangkan kebijakan berbasis kearifan lokal serta memberikan ruang regulatory accommodation bagi masyarakat perbatasan.

Menurut H. Firman, wilayah perbatasan seperti Sebatik memiliki karakteristik sosial dan ekonomi yang berbeda dengan daerah lain. Aktivitas masyarakat yang banyak bergantung pada sektor transportasi laut dan perdagangan lintas batas membutuhkan kebijakan yang tidak hanya tegas secara regulasi, tetapi juga bijak dan humanis.

Berita Terkait  Ukir Prestasi, Kantor UPP Kelas III Sungai Nyamuk Raih Juara 2 Kehumasan Dirjen Perhubungan Laut

Ia menegaskan bahwa kehadiran KSOP sebagai regulator sangat penting dalam menjaga keselamatan pelayaran dan ketertiban pelabuhan. Namun demikian penerapan aturan di lapangan diharapkan tetap mempertimbangkan kondisi riil masyarakat setempat.

“Kami sangat mendukung penegakan aturan yang dilakukan KSOP, tetapi kami juga berharap adanya kebijakan yang mengakomodasi kearifan lokal serta memberikan ruang penyesuaian regulasi bagi masyarakat perbatasan yang bergantung pada transportasi laut untuk aktivitas sehari-hari,” ujar H. Firman.

Menurutnya regulatory accommodation bukan berarti melanggar aturan, melainkan memberikan pendekatan yang adaptif dan solutif terhadap kondisi masyarakat di wilayah perbatasan Hal ini penting agar kebijakan yang diterapkan tidak justru menghambat roda perekonomian masyarakat kecil.

Ia juga mendorong adanya komunikasi dan koordinasi yang lebih intens antara KSOP, pemerintah daerah, serta para pelaku transportasi dan masyarakat Dengan dialog terbuka berbagai persoalan di lapangan dapat dicarikan solusi bersama tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi.

Berita Terkait  DPRD Nunukan Turun Tangan Terkait Kasus Viral "Save Ibu Halimah", Ketua Komisi I Minta Penegak Hukum Usut Tuntas

H.Firman berharap KSOP dapat terus hadir sebagai mitra strategis masyarakat, tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator yang mampu menjembatani kepentingan regulasi dengan kebutuhan masyarakat perbatasan.

“Harapan kami sederhana regulasi tetap berjalan keselamatan tetap menjadi prioritas, namun kebijakan yang diambil juga mampu mencerminkan kearifan lokal dan memberikan ruang solusi bagi masyarakat,” tutupnya. (Ozzie)

Loading

Keep Scrolling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *