5.000 Detonator Diduga untuk Bom Ikan Digagalkan di Perbatasan Nunukan, Pengemudi Kabur Tancap Gas

oleh -471 Dilihat
oleh

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN— Upaya membawa masuk 5.000 butir cartridge detonator jenis low explosive berhasil digagalkan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Batalyon Kavaleri (Yonkav) 8/Narasinga Wiratama (NSW)/2 Kostrad di Pos Dalduk Gabma Simanggaris,Kabupaten Nunukan,Kalimantan Utara.

Barang berbahaya tersebut ditemukan dari sebuah mobil berwarna hitam yang dihentikan petugas untuk pemeriksaan pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 00.15 Wita.Namun,pengemudi kendaraan justru melarikan diri ketika petugas memindahkan barang bawaan untuk diperiksa lebih lanjut.

Peristiwa itu bermula saat personel gabungan Satgas Pamtas Yonkav 8 dan prajurit Tentara Darat Malaysia (26 RAMD TDM) melaksanakan penjagaan di Pos Dalduk Gabma Simanggaris.

Dan SSK 2 Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Kapten Kav Herman Triforsa,mengatakan petugas menghentikan sebuah mobil hitam yang melintas di depan pos.

Pemeriksaan kemudian dilakukan terhadap kendaraan,termasuk bagian bagasi belakang.

Di dalam bagasi,petugas menemukan 10 paket kardus yang dibungkus kertas cokelat.Temuan tersebut kemudian dibawa untuk diperiksa lebih lanjut.

Namun,saat paket hendak dipindahkan ke dalam pos,pengemudi tiba-tiba menginjak pedal gas dan melarikan diri.

“Kendaraan tersebut melaju kencang meninggalkan Pos Gabma Simanggaris menuju arah Desa Salang,Kecamatan Tulin Onsoi,”kata Herman dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2026).

Upaya pengejaran terhadap kendaraan tersebut tidak dapat dilakukan secara optimal.Herman menjelaskan,kondisi cuaca saat kejadian cukup buruk.

Hujan lebat disertai petir melanda kawasan perbatasan.Pada saat bersamaan,jaringan komunikasi mengalami gangguan hingga hilang total.

“Anggota di lapangan tidak sempat memberikan perintah pencegatan atau melakukan pengejaran secara optimal.Hal ini dikarenakan saat kejadian kondisi cuaca sedang buruk,yakni hujan lebat disertai petir yang membuat sinyal jaringan komunikasi hilang total,” jelasnya.

Meski pengemudi berhasil meloloskan diri,petugas berhasil mengamankan seluruh paket yang ditinggalkan.

Setelah dilakukan pemeriksaan,10 kardus tersebut diketahui berisi 5.000 butir cartridge detonator jenis low explosive.

Menurut keterangan Satgas Pamtas,jenis detonator tersebut kerap digunakan sebagai detonator untuk aktivitas bom ikan.

“Dari kardus tersebut,petugas mendapati 5.000 butir ” cartridge detonator “berjenis ‘low explosive’ yang sering digunakan sebagai detonator untuk bom ikan,” ujar Herman.

Temuan 5.000 detonator tersebut selanjutnya diamankan oleh Satgas Pamtas untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu,pengemudi mobil yang melarikan diri masih belum berhasil diamankan berdasarkan keterangan yang disampaikan Satgas Pamtas.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 8/NSW/2 Kostrad,Letkol Kav Dian Kriswijaya,menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang terlibat dalam pengamanan dan pengungkapan temuan tersebut.

Menurutnya,keberhasilan itu menunjukkan pentingnya kewaspadaan personel dalam menjalankan tugas di kawasan perbatasan RI-Malaysia.

Dian juga menyampaikan pesan Dankolakops 092/Mrl, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni,agar Satgas Pamtas Yonkav 8 terus menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayah perbatasan sektor timur Kalimantan Utara.

Satgas Pamtas,kata dia,harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan perbatasan maupun kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hingga berita ini ditulis,identitas serta keberadaan empat orang yang melarikan diri saat pemeriksaan belum disebutkan secara resmi.Status mereka juga masih perlu menunggu proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh aparat berwenang. (Ozzie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.