Nunukan

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sebuku Dampingi Warga Siapkan Lahan Jagung Pipil di Desa Semunad

Bagikan ke

GEMAKALTARA.COM |NUNUKAN, KALTARA – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan melalui jajaran Polsek Sebuku terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan aksi nyata Bhabinkamtibmas yang turun langsung mendampingi petani menyiapkan lahan pertanian.Pada Jumat (6/2/2026) pukul 13.30 WITA,

Personel Bhabinkamtibmas melaksanakan pengecekan lahan persiapan penanaman jagung pipil kuartal I tahun 2026 di Desa Semunad, Kecamatan Tulin Onsoi,Kabupaten Nunukan.

Berita Terkait  Jounanda Wibowo Kusno Gantikan Wisnu Bramantio Jadi Kapolsek Sebatik Timur

Sinergi Polri dan Petani Lokal

Kegiatan ini dihadiri oleh BRIGPOL Chandra A.B (Bhabinkamtibmas Desa Semunad) BRIPTU Suleman (Bhabinkamtibmas Desa Makmur) Bapak Syamsul (Pemilik lahan dan peserta CPCL)

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan seluas 0,5 hektare milik Syamsul sebelum memasuki masa tanam serentak.Saat ini lahan tersebut sedang dalam tahap pembersihan, Rencananya penanaman akan menggunakan metode tumpang sari untuk memaksimalkan hasil produksi pertanian di wilayah tersebut.

Berita Terkait  Sambut Kemerdekaaan RI ke-80, Balai Wilayah Sungai Kalimantan V Gelar Aksi Gerakan Irigasi Bersih di Perbatasan

Komitmen Polri terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas kini melampaui aspek keamanan konvensional.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan,tetapi juga mendukung program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,termasuk di bidang pertanian dan ketahanan pangan,” ujar AKBP Bonifasius.

Berita Terkait  RT. 03 Sungai Nyamuk dan RT.7 Tanjung Harapan Akan Disatukan Menjadi Desa Baru

Dengan pendampingan yang intensif diharapkan program penanaman jagung pipil ini dapat berjalan optimal, meningkatkan produktivitas ekonomi warga serta memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat di perbatasan. (Ozzie)

Loading

Keep Scrolling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *