KPPI Nunukan Angkat Bicara Dugaan Intimidasi di SD 001 Sebatik Tengah Guru PAI Pingsan

GEMAKALTARA.COM | SEBATIK, KALTARA – Dunia pendidikan di Sebatik Tengah saat ini menjadi sorotan hangat. Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Halimah dilaporkan mengalami trauma berat hingga jatuh pingsan setelah diduga menerima tekanan mental dan intimidasi dari Kepala Sekolah SD 001 Sebatik Tengah, Hj. Sensusinah, S.Pd.
Peristiwa memprihatinkan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Cabang Nunukan. Ketua KPPI Nunukan, Ibu Robiyanti, turut prihatin dan mengharapkan ada kepastian perlindungan terhadap hak-hak tenaga pendidik.
Kronologi Singkat Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketegangan bermula dari lingkungan internal sekolah yang berujung pada tekanan psikologis terhadap Saudara Halimah, kondisi mental yang tertekan membuat korban tidak sadarkan diri (pingsan) dan harus segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Respon Tegas KPPI Nunukan
Ibu Robiyanti menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas insiden ini. Menurutnya, lingkungan sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman dan profesional, bukan tempat terjadinya praktik intimidasi.
“Kami sangat menyayangkan adanya dugaan tekanan mental yang berlebihan terhadap tenaga pendidik. Guru adalah pilar pendidikan, mereka harus bekerja dalam suasana yang mendukung, bukan di bawah bayang-bayang ketakutan,” ujar Robiyanti.
Poin-Poin Utama Sorotan Kasus
Kesehatan Mental Guru, Korban berinisial Halimah dilaporkan masih dalam kondisi trauma dan membutuhkan pendampingan psikologis.
Adanya desakan untuk mengevaluasi gaya kepemimpinan di SD 001 Sebatik Tengah guna mencegah kejadian serupa terulang.
Langkah Hukum & Mediasi: Pihak terkait diharapkan segera melakukan investigasi transparan untuk mengungkap fakta di balik dugaan intimidasi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Sekolah SD 001 Sebatik Tengah diharapkan bisa memberikan keterangan resmi terkait tudingan yang dialamatkan kepadanya.
“Masyarakat dan praktisi pendidikan di Nunukan kini menunggu langkah nyata dari Dinas Pendidikan setempat untuk menyelesaikan konflik ini secara adil” tutupnya. (Ozzie)
![]()
