Pimpinan Komisi DPRD Nunukan Turun Langsung ke Krayan Raya. Kawal Aspirasi Pembangunan Wilayah Perbatasan

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN, KALTARA – Komitmen DPRD Kabupaten Nunukan dalam mengawal pembangunan wilayah perbatasan kembali ditegaskan melalui kehadiran unsur pimpinan komisi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Krayan Timur Tahun 2026.
Hadir dalam forum strategis tersebut Ketua Komisi I DPRD Nunukan Dr. Andi Muliyono, S.H., M.H., Ketua Komisi II Andi Fajrul, S.H., Ketua Komisi III Ryan Antoni, S.S., M.A., Sekretaris Komisi II Ramsah ,serta Anggota komisi lll Gat khaleb s pd .Kehadiran para pimpinan komisi ini menjadi wujud nyata komitmen lembaga legislatif untuk menyerap, mengawal, dan memperjuangkan langsung aspirasi masyarakat di wilayah perbatasan.
Kecamatan Krayan induk serta krayan Timur sebagai salah satu wilayah terluar Kabupaten Nunukan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis yang sulit dijangkau hingga keterbatasan akses infrastruktur dan layanan dasar.Oleh karena itu, kehadiran langsung pimpinan DPRD dinilai penting agar proses perencanaan pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Kehadiran para anggota DPRD tersebut menjadi bukti bahwa lembaga legislatif tidak hanya mewakili daerah pemilihan (dapil) masing-masing, tetapi hadir dan bekerja untuk seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan tanpa terkecuali.
Dalam forum Musrenbang tersebut, berbagai usulan prioritas pembangunan disampaikan oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan kelompok masyarakat. Aspirasi yang disampaikan mencakup pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan konektivitas jalan antarwilayah, penguatan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan ekonomi masyarakat perbatasan agar lebih mandiri dan berdaya saing.

Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan Ramsah, menegaskan bahwa seluruh masukan dan usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian serius DPRD. Menurutnya,setiap aspirasi yang muncul dalam forum Musrenbang akan dicatat dan diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Seluruh usulan yang disampaikan akan kami kawal dan perjuangkan dalam pembahasan anggaran serta program pembangunan daerah agar selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Nunukan dan kebijakan nasional dalam penguatan wilayah perbatasan,” ujar Ramsah.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam memastikan program pembangunan di wilayah perbatasan tidak hanya masuk dalam perencanaan, tetapi benar-benar terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Musrenbang RKPD Kecamatan Krayan Timur dan krayan selatan Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan rumusan program pembangunan yang tepat sasaran,berkeadilan dan menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret. Lebih dari itu,forum ini menjadi momentum memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan utara Indonesia, sekaligus memastikan masyarakat di daerah terluar merasakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. (Ozzie)
![]()
