GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN, 1 September 2026 — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni,S.H.,S.I.K., M.H. di tengah ancaman kabut asap yang muncul akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bersama personel dan tenaga kesehatan Klinik Polres Nunukan,AKBP Ruslaeni menggelar bakti kesehatan dengan memberikan pemeriksaan kesehatan,pengobatan gratis,vitamin,serta membagikan masker kepada masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,khususnya dalam mengantisipasi potensi dampak kesehatan akibat menurunnya kualitas udara.
Dalam kegiatan tersebut,masyarakat tidak hanya menerima masker.Tenaga kesehatan Klinik Polres Nunukan juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis.
Vitamin diberikan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh masyarakat, sementara masker dibagikan untuk membantu mengurangi paparan asap dan partikel debu yang dapat mengganggu saluran pernapasan.
Bagi Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni,langkah pencegahan menjadi penting ketika masyarakat mulai berhadapan dengan dampak kabut asap.
Bakti kesehatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan dampak karhutla tidak semata-mata berkaitan dengan pemadaman api,tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak.
AKBP Ruslaeni menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif sekaligus wujud kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat.
Menurutnya,masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara terdampak kabut asap.Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan asap.
Selain itu,masyarakat diimbau menjaga pola hidup sehat dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan.
Kehadiran Kapolres Nunukan bersama jajaran Klinik Polres Nunukan di tengah masyarakat menjadi pesan bahwa kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam situasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain,AKBP Ruslaeni juga mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Warga diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.
Sebab,dampak karhutla bukan hanya merusak lingkungan.Asap yang ditimbulkan juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap kesehatan.
Melalui bakti kesehatan ini,Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni menegaskan pesan sederhana,ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, Polri harus hadir,Menjaga kesehatan warga sekaligus mencegah karhutla menjadi tanggung jawab bersama. (Ozzie)
