Geger Jalan Lingkar Selisun,Mayat Pria Ditemukan di Pondok Tengah Hutan

oleh -79 Dilihat
oleh

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN SELATAN — Suasana kawasan Jalan Lingkar,RT 004,Kelurahan Selisun,Kecamatan Nunukan Selatan,Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,mendadak geger,Minggu (27/9/2026).

Sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam sebuah pondok yang berada di kawasan lahan kosong dan hutan.Hingga kini,identitas korban belum diketahui dan masih berstatus Mr. X.

Penemuan bermula dari suara anjing yang terus menggonggong dari arah kawasan hutan di belakang rumah warga.Suara tersebut disebut telah terdengar selama beberapa hari dan kembali terdengar cukup sering dalam dua malam terakhir.

Sekitar pukul 10.00 WITA,warga bernama Arsyad bersama seorang rekannya kemudian masuk ke kawasan hutan untuk mencari tahu sumber suara tersebut.

Saat menyusuri kawasan lahan,keduanya menemukan sebuah pondok. Di dalam pondok itulah mereka mendapati sesosok tubuh yang diduga merupakan seorang laki-laki.

Arsyad kemudian meninggalkan lokasi dan melaporkan penemuan tersebut ke Polsek KSKP.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti.Personel piket jaga bersama Unit Resintel Polsek KSKP mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).

Dari keterangan pelapor dan saksi,korban diduga merupakan seorang pria yang sebelumnya kerap terlihat berjalan kaki di sepanjang Jalan Lingkar.

Namun,warga sekitar tidak mengetahui nama maupun identitasnya. Pria tersebut hanya dikenal karena sering melintas dengan berjalan kaki dan disebut tidak pernah berkomunikasi secara langsung dengan warga setempat.

Arsyad juga mengaku sudah beberapa hari tidak lagi melihat pria tersebut berjalan di sekitar Jalan Lingkar.

Sementara itu,suara anjing yang menggonggong dari arah kawasan hutan menjadi salah satu hal yang diperhatikan warga sebelum penemuan mayat tersebut.

Pemilik lahan,Melly juga mengaku tidak mengenali korban.Ia menyebut tidak pernah memeriksa maupun memberikan izin kepada seseorang untuk tinggal di lahan miliknya.

Meski demikian,sebelumnya ia pernah mendapat informasi bahwa terdapat sebuah pondok di dalam lahan tersebut dan ada seseorang yang tinggal di sana.

Setelah dilakukan penanganan di lokasi, sekitar pukul 13.00 WITA, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans RSUD Nunukan untuk dibawa ke rumah sakit.

Pemeriksaan medis selanjutnya diperlukan untuk membantu proses identifikasi korban serta mengetahui kondisi dan penyebab kematiannya.

Sampai saat ini,identitas korban masih dalam proses penelusuran.Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan korban sebelum ditemukan serta memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi di pondok tersebut.

Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (ozzie)