DPRD Kab. NunukanNunukan

Miris! DPRD Nunukan Temukan Gedung Baru SD 005 Sungai Limau Terbengkalai Akibat Longsor, Keselamatan Siswa Terancam

Bagikan ke

GEMAKALTARA.COM |NUNUKAN, KALTARA – Ketua Komisi I DR Andi mulyono SH.MH,Ketua komis II Andi Fajrul SH dan Ketua komisi III Ryan Antoni Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SD 005 Sungai Limau untuk meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan yang diikuti oleh para Ketua dan Sekretaris Komisi tersebut, ditemukan fakta lapangan yang memprihatinkan terkait kondisi bangunan sekolah.Meski tenaga pendidik dinilai sudah cukup layak secara kualitas dan penampilan namun infrastruktur sekolah justru berbanding terbalik.

Anggota Komisi I DPRD Nunukan, Andi Mulyono, mengungkapkan bahwa terdapat bangunan sekolah yang baru didirikan sekitar dua tahun lalu, namun kini kondisinya rusak parah akibat pergerakan tanah atau longsor.

“Kami melihat ada bangunan baru, kurang lebih dua tahun berdiri, tapi sudah terkena longsor bahkan air merembes masuk ke dalam ruangan. Saat ini ruangan tersebut dikosongkan karena sangat berbahaya bagi keselamatan murid dan guru jika tetap difungsikan,” ujar Andi Mulyono usai melakukan peninjauan.

Berita Terkait  Bupati Nunukan Resmikan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sebatik

Selain masalah bangunan, faktor keamanan lingkungan sekolah juga menjadi sorotan. Lokasi sekolah yang berada di pinggir kawasan semak dan hutan dinilai rawan karena tidak memiliki pagar pembatas atau pagar pengaman.

“Pagar pengaman sangat penting agar binatang liar tidak masuk ke area sekolah. Kenyamanan dan keamanan adalah syarat mutlak dalam proses belajar mengajar,” tambahnya.

Tak hanya fasilitas di dalam sekolah,akses jalan menuju SD 005 Sungai Limau juga dilaporkan rusak parah. Kondisi jalan yang tidak layak tersebut sangat membahayakan pengendara motor maupun mobil yang mengantar anak sekolah. Menurut Andi, sistem pendidikan tidak akan berjalan lancar jika aksesibilitasnya terhambat.

Berita Terkait  Ramsah Apresiasi Festival Beduk Sahur,Syiar Ramadan Menggetarkan Hati dan Meneguhkan Ukhuwah di Sebatik

Selain infrastruktur fisik, Andi Mulyono juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Menurutnya, output siswa yang cerdas dan berkualitas hanya bisa dicapai jika kualitas gurunya terus ditingkatkan.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan atas perhatian pada seragam anak sekolah dan penampilan guru yang sudah layak. Namun, kesejahteraan guru harus tetap jadi prioritas jika kita ingin menuntut kualitas pendidikan yang baik,” tegasnya.

DPRD Nunukan mengimbau Dinas Terkait, khususnya Dinas Pendidikan dan Dinas PUPR, untuk segera turun ke lapangan guna menghitung kebutuhan anggaran perbaikan.

Berita Terkait  Mempererat Ukhuwah, Menteri Besar Kelantan dan Ahli dewan Undangan Negeri Kelantan Kunjungi Kabupaten Nunukan

“Kami minta dinas terkait segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan gedung dan jalan akses tersebut sebelum kerusakan semakin parah,” imbuhnya.

Hasil pantauan DPRD menunjukkan bahwa permasalahan ini tidak hanya terjadi di SD 005 Sungai Limau.Di SD 001 Sebatik Timur,misalnya,sekolah masih kekurangan ruang kelas sehingga siswa harus masuk bergantian (kelas siang dan sore).

Andi Mulyono juga mengingatkan pemerintah untuk tidak membeda-bedakan perhatian antara sekolah negeri dan swasta.

“Sekolah swasta juga harus mendapatkan porsi perhatian yang sama. Jangan ada sekat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah,karena tujuannya sama, yakni mencetak generasi berkualitas sesuai standar nasional,” tutupnya.

Narasumber: Dr Andi Mulyono SH.MH (Anggota Komisi I DPRD Nunukan)

Loading

Keep Scrolling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *