Kalimantan UtaraOlahragaPers

Porwada II Kaltara Torehkan Sejarah, Wartawan Malaysia Hadir di Nunukan Perkuat Diplomasi Pers Perbatasan

Bagikan ke

 

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN, KALTARA – Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Utara II Tahun 2026 tak hanya menjadi panggung kompetisi olahraga bagi insan pers. Lebih dari itu, perhelatan yang digelar pada 2–5 Juli 2026 di Kabupaten Nunukan mencatat sejarah baru dengan kehadiran delegasi wartawan dari Sabah, Malaysia, yang untuk pertama kalinya ikut menyemarakkan agenda olahraga wartawan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Momentum ini menjadi simbol semakin eratnya hubungan pers lintas negara,sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara jurnalis Kalimantan Utara dan Sabah dalam membangun komunikasi,pertukaran informasi,hingga memperkuat persahabatan di kawasan perbatasan.

Empat jurnalis asal Kota Tawau tiba melalui Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan pada Kamis (2/7/2026).Mereka adalah H. Muhammad Ridzal dan Ruzaini dari Astro Awani,Hamzah Sanudin dari Utusan Borneo, serta Lim Chu Syang dari Daily Express.

Berita Terkait  Gubernur Dorong Wisudawan Berkontribusi Positif Bagi Pembangunan Kaltara

Rombongan disambut hangat oleh Ketua SIWO PWI Kabupaten Nunukan Alamsyah, didampingi Ketua SMSI Nunukan Darwin,Sekretaris PWI Nunukan Taufik serta sejumlah wartawan dari berbagai organisasi media di Kabupaten Nunukan.

Di tengah posisi strategis Nunukan sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia,kehadiran wartawan Sabah memberi makna yang jauh melampaui sebuah kompetisi olahraga.

Porwada menjadi ruang diplomasi nonformal yang mempertemukan insan pers dari dua negara dalam suasana persahabatan,saling mengenal budaya jurnalistik masing-masing, sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat (people to people diplomacy).

Sebagai simbol persahabatan tersebut,panitia juga menyiapkan pertandingan eksebisi cabang bulutangkis dan biliar yang mempertemukan wartawan Kalimantan Utara dengan delegasi media dari Tawau.

Pertandingan persahabatan itu diproyeksikan menjadi salah satu agenda paling menarik selama pelaksanaan Porwada II.

Ketua SIWO PWI Kabupaten Nunukan Alamsyah, mengatakan kehadiran rekan-rekan media dari Sabah merupakan kehormatan tersendiri bagi penyelenggaraan Porwada tahun ini.

Berita Terkait  Bupati Nunukan Serahkan Hibah Rp200 Juta ke PWI, Dukung Porwada II Kaltara dan Pembinaan Wartawan

“Semoga kehadiran mereka membuat Porwada kali ini semakin berkesan,sekaligus memperkuat persaudaraan kita yang selama ini sudah terjalin dengan baik di wilayah perbatasan,” ujar Alamsyah.

Menurutnya,hubungan baik antara wartawan Nunukan dan Tawau telah terbangun sejak lama melalui berbagai aktivitas jurnalistik.Kehadiran delegasi Malaysia dalam Porwada menjadi langkah nyata mempererat kerja sama tersebut.

Sementara itu, mewakili delegasi Malaysia, Presiden NUANSA (Persatuan Jaringan Media Sabah) Ruzaini, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari sejarah baru dalam pelaksanaan Porwada Kalimantan Utara.

Ia menilai undangan dari PWI merupakan bentuk penghormatan sekaligus bukti bahwa hubungan insan pers di kawasan perbatasan terus berkembang ke arah yang lebih positif.

Berita Terkait  Gubernur Zainal Arifin Paliwang Safari Ramadhan di Perbatasan RI-Malaysia

“Ini pertama kali terjadi bagi wartawan di wilayah perbatasan antara kedua negara. Kami merasa sangat gembira dan bangga dapat menyertai kegiatan ini. Jutaan terima kasih kepada PWI selaku penyelenggara Porwada kerana telah memberikan undangan kepada kami,” ujar Ruzaini.

Penyelenggaraan Porwada II Kalimantan Utara di Kabupaten Nunukan kini tidak hanya menjadi ajang mencari prestasi olahraga antarwartawan.

Lebih dari itu,kegiatan ini telah berkembang menjadi wadah memperkuat solidaritas profesi,memperluas jejaring internasional serta membangun diplomasi masyarakat melalui insan pers di kawasan strategis perbatasan Indonesia–Malaysia.

Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan, Porwada II diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya kerja sama yang lebih erat antara organisasi pers Kalimantan Utara dan Sabah pada masa mendatang.

“Dari perbatasan, pers membangun persahabatan dari olahraga, jurnalis memperkuat diplomasi.” (Ozzy)

Loading

Keep Scrolling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *