Sinergi Kementerian Pariwisata dan Komisi VII DPR RI, Dorong Event Berkualitas di Nunukan

GEMAKALTARA.COM | NUNUKAN – Upaya mendorong sektor pariwisata berbasis event di wilayah perbatasan terus diperkuat melalui kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Komisi VII DPR RI. Kegiatan sosialisasi yang digelar di Kalimantan Utara menjadi bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelaku event lokal sekaligus membuka peluang promosi daerah ke tingkat nasional hingga internasional.
Perwakilan dari Deputi Bidang Pengembangan Event Kementerian Pariwisata menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kemitraan nyata dengan Komisi VII yang juga memiliki peran dalam pengembangan sektor pariwisata. Fokus utama sosialisasi adalah menghadirkan narasumber yang kompeten, termasuk dari kalangan praktisi dan penyelenggara event, agar peserta memperoleh wawasan langsung terkait penyelenggaraan kegiatan yang berkualitas.

“Tujuan kami membawa narasumber yang tepat agar teman-teman di Kalimantan Utara bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman tentang bagaimana menyelenggarakan event yang berkualitas. Ini penting karena potensi daerah seperti Nunukan sangat besar untuk dikembangkan melalui event,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan kapasitas pelaku event lokal menjadi kunci untuk menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Salah satu pendekatan yang didorong adalah pengembangan event berbasis budaya dan sport tourism yang dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung.
“Dengan adanya event, wisatawan akan datang, dan dampaknya dirasakan oleh pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM hingga sektor jasa. Ini yang ingin kita dorong, agar masyarakat bisa merasakan manfaat nyata dari kegiatan pariwisata,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyinggung program nasional seperti Kharisma Event Nusantara (KEN) yang menjadi salah satu unggulan Kementerian Pariwisata dalam mengkurasi dan mempromosikan event-event daerah agar memiliki daya saing global. Program ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi daerah, termasuk Nunukan, untuk menciptakan event unggulan yang mampu menembus pasar internasional.

“Tidak harus menunggu viral, tapi bagaimana kita bisa secara sadar membangun dan mengelola event yang berkualitas. Jika konsisten, event tersebut bisa menjadi identitas daerah dan dikenal luas,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa potensi pariwisata Nunukan sangat strategis, terutama karena letaknya yang berbatasan langsung dengan negara lain. Hal ini membuka peluang besar untuk mengembangkan event lintas batas (cross-border event) yang dapat menarik wisatawan dari luar negeri.
Anggota DPR RI dari Komisi VII, Rahmawati Zainal Paliwang, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memaksimalkan potensi yang ada. Ia berharap hasil sosialisasi ini tidak hanya berhenti pada teori, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata oleh para pelaku di daerah.
“Kita ingin potensi yang ada di Nunukan tidak hanya dikenal oleh masyarakat lokal, tetapi juga oleh seluruh Indonesia, bahkan dunia. Kuncinya ada pada kualitas penyelenggaraan event dan kolaborasi semua pihak,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan event di daerah, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Nunukan dan Kalimantan Utara secara umum. (Ozzie)
![]()
