Camat Sebatik Timur Lepas Jalan Santai dan Color Fun, PKM Sei Nyamuk Layani Kesehatan Gratis untuk Warga

GEMAKALTARA.COM | SEBATIK TIMUR, KALTARA — Semangat kemerdekaan di wilayah perbatasan kembali bergema. Bukan hanya melalui pesta rakyat dan olahraga bersama, tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebatik Timur, menggelar Pesta Rakyat yang dirangkai dengan Jalan Santai dan Color Fun, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WITA itu berlangsung meriah. Masyarakat dari berbagai kalangan tumplek dalam suasana penuh kegembiraan. Namun, ada satu kehadiran yang turut menjadi perhatian: Satgas Marinir Pam Pulau Terluar (PAM Puter) Sebatik.
Kehadiran personel Satgas Marinir tidak sekadar menjadi bagian dari semarak kegiatan. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat turut memperkuat pesan bahwa semangat kemerdekaan di wilayah perbatasan dibangun melalui kedekatan, kebersamaan, dan pengabdian langsung kepada warga.
Di sisi lain, masyarakat juga mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari Puskesmas (PKM) Sei Nyamuk. Layanan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan, memberikan kesempatan kepada warga untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.
Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., secara langsung melepas peserta Jalan Santai dan Color Fun.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Ramsah; Kepala Desa Tanjung Harapan, H. Hamzah; para Kasubbag Kecamatan Sebatik Timur; Ketua BPD beserta jajaran; Ketua Karang Taruna beserta anggota; Pemerintah Desa Tanjung Harapan; personel Satgas Marinir; serta masyarakat.
Zainal mengapresiasi Pemerintah Desa Tanjung Harapan, BPD, Karang Taruna, Satgas Marinir, PKM Sei Nyamuk, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada seremoni. Momentum tersebut perlu diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Peringatan HUT Kemerdekaan bukan hanya sekadar seremoni, tetapi bagaimana kita mengisinya dengan kegiatan positif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Jalan santai, Color Fun, dan pelayanan kesehatan gratis ini menjadi ruang untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan memperkuat persaudaraan,” ujar Zainal.
Kehadiran Satgas Marinir dalam kegiatan masyarakat di Desa Tanjung Harapan menjadi warna tersendiri dalam perayaan HUT RI ke-81.

Di wilayah perbatasan seperti Sebatik, keberadaan personel TNI tidak hanya berkaitan dengan tugas pengamanan wilayah. Kedekatan dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman dan memperkuat semangat kebangsaan.
Keterlibatan Satgas Marinir dalam kegiatan rakyat menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirawat melalui interaksi langsung antara prajurit dan masyarakat.
Selain olahraga dan hiburan, aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam Pesta Rakyat tersebut. PKM Sei Nyamuk membuka pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir. Layanan ini memberikan ruang bagi warga untuk memanfaatkan momentum kegiatan sekaligus memperhatikan kondisi kesehatan mereka.
Kehadiran tenaga kesehatan di tengah kegiatan masyarakat memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan juga dapat diisi dengan kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi warga.
Suasana semakin semarak saat peserta mengikuti rangkaian Color Fun. Warna-warni dan antusiasme warga membuat kegiatan berlangsung penuh keceriaan. Pemerintah desa, pemuda, BPD, Karang Taruna, Satgas Marinir, dan masyarakat berbaur tanpa sekat.
Kepala Desa Tanjung Harapan, H. Hamzah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap Pesta Rakyat dapat menjadi hiburan sekaligus mempererat persatuan warga.
Sementara itu, Anggota DPRD Nunukan, Ramsah, menilai kegiatan Jalan Santai dan Color Fun memberikan ruang positif bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, dan memperkuat silaturahmi.
Pesta Rakyat Desa Tanjung Harapan menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan dapat hadir dalam bentuk yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Ada olahraga, ada hiburan, ada pelayanan kesehatan, ada kehadiran prajurit di tengah rakyat—semuanya bertemu dalam satu semangat merawat persatuan di wilayah perbatasan.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kemerdekaan bukan sekadar kata yang diulang setiap Agustus. Kemerdekaan dihidupkan melalui kepedulian, gotong royong, dan kehadiran bersama di tengah masyarakat.
Dari Tanjung Harapan, semangat itu kembali ditegaskan: Merah Putih bukan hanya dikibarkan, tetapi juga dirasakan melalui kebersamaan dan pengabdian.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.







