Dansat Brimob Kaltara Turun Langsung Pastikan Selimau Tak Kembali Membara

oleh -270 Dilihat
oleh

GEMAKALTARA.COM | BULUNGAN, KALTARA —  Kobaran api telah berhasil dikendalikan.Namun,aparat tak ingin buru-buru menganggap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Jalan Selimau,Kabupaten Bulungan,benar-benar berakhir.

Sebab di balik lahan yang tampak telah terbakar,masih mungkin tersimpan bara yang dapat kembali menyala.Karena itu,setelah api dijinakkan,personel tetap bergerak melakukan penyisiran,pemantauan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik yang luput dari pengawasan.

Keseriusan itu ditunjukkan langsung Dansat Brimob Polda Kalimantan Utara Kombes Pol.Sutrisno Hady Santoso S.I.K., M.M.”Ia turun ke lokasi, Sabtu (5/9/2026)

memantau langsung proses monitoring dan pendinginan pascakebakaran.

Bagi Sutrisno,penanganan Karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan kobaran yang terlihat.Yang lebih penting adalah memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi menghidupkan kembali api.

Kehadiran Dansat Brimob di lapangan sekaligus menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap kesiapan personel.Sejumlah titik diperiksa,kondisi lahan dipantau,sementara personel diarahkan untuk tetap waspada terhadap setiap tanda munculnya kembali api.

Sebanyak 10 personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltara diterjunkan ke kawasan tersebut. Pasukan yang dipimpin AKP Edison,S.H.,bergerak bersama 10 personel TNI AL dan 10 personel BPBD Bulungan.

Kolaborasi lintas instansi itu difokuskan pada penyisiran kawasan terdampak,pemantauan titik rawan,serta pendinginan terhadap area yang masih berpotensi menyimpan panas dan bara.

Di lokasi Kombes Pol Sutrisno Hady Santoso memberikan arahan agar seluruh personel tidak lengah meski kobaran api telah berhasil dikendalikan.

Satu titik bara yang terlewat dapat menjadi awal munculnya persoalan baru.

Karena itu,proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh.Bukan hanya untuk menghilangkan sisa panas,tetapi juga untuk memutus kemungkinan api kembali berkembang dan menjalar ke kawasan di sekitarnya.

“Kami turun langsung untuk memastikan proses monitoring dan pendinginan berjalan dengan baik.Personel harus tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api dan terus bersinergi dengan TNI serta instansi terkait.Keselamatan masyarakat dan pencegahan meluasnya Karhutla menjadi prioritas utama,”tegas Kombes Pol.Sutrisno Hady Santoso.

Penanganan di Selimau menjadi gambaran bahwa perang terhadap Karhutla tidak selesai ketika kobaran api menghilang dari pandangan.

Ada fase berikutnya yang tak kalah penting,memastikan lahan benar-benar aman.

Pendinginan dan pemantauan pascakebakaran menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran kembali terjadi.Terlebih pada kawasan yang telah terdampak,kondisi lahan harus terus diawasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik panas baru.

Sinergi Satbrimob Polda Kaltara,TNI AL dan BPBD Bulungan menjadi kekuatan penting dalam tahapan tersebut.Personel tidak hanya bekerja untuk memastikan api padam,tetapi juga menjaga agar ancaman tidak kembali membesar.

Langkah itu sekaligus menunjukkan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kehadiran dan kewaspadaan berkelanjutan.Setiap indikasi sekecil apa pun harus segera ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Bagi Satbrimob Polda Kaltara,keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.Pencegahan meluasnya Karhutla juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam melindungi lingkungan dan kawasan di sekitarnya.

Turunnya Dansat Brimob secara langsung ke lokasi memberikan pesan yang jelas’penanganan Karhutla tidak boleh berhenti pada apa yang terlihat.

Api boleh tak lagi berkobar,Asap boleh mulai menghilang.Tetapi selama masih ada kemungkinan bara tersisa,kewaspadaan harus tetap menyala.

Memastikan api benar-benar padam.Memastikan bara tak kembali menjadi kobaran.Dan memastikan ancaman Karhutla tidak mendapat kesempatan untuk membesar kembali.

Karena memadamkan api adalah langkah pertama. Memastikan api tak kembali menyala adalah ukuran bahwa tugas benar-benar telah dituntaskan. (Ozzie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.