Revitalisasi SMPN 1 Sebatik Tengah Tuntas,Tujuh Ruangan Masih Butuh Perbaikan

oleh -91 Dilihat
oleh

SEBATIK TENGAH— Pembenahan sarana pendidikan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan,Kalimantan Utara,mendapat dorongan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026.SMP Negeri 1 Sebatik Tengah resmi menerima bangunan dan aset hasil revitalisasi dalam kegiatan ramah tamah dan serah terima,Kamis (15/10/2026).

Program tersebut menghadirkan sejumlah fasilitas yang telah direhabilitasi maupun dibangun untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.Namun di balik rampungnya pekerjaan tahap pertama,kebutuhan pembenahan sekolah masih berlanjut.Sedikitnya tujuh ruangan lainnya masih membutuhkan revitalisasi,sementara fasilitas lapangan olahraga juga menjadi kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi pada tahap berikutnya.

Kepala SMPN 1 Sebatik Tengah,Muhammad Nasir B,S.Pd.,mengatakan revitalisasi merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kelayakan sarana pendidikan,termasuk bagi sekolah yang berada di kawasan perbatasan negara.

Pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi rehabilitasi lima ruang kelas,gedung administrasi,satu ruang laboratorium,satu ruang perpustakaan,toilet serta pembangunan satu ruang kelas baru (RKB).

Nasir berharap fasilitas tersebut dapat memberikan kenyamanan lebih bagi siswa dan tenaga pendidik sekaligus menunjang peningkatan kualitas pembelajaran.

Meski demikian,ia menegaskan masih ada kebutuhan infrastruktur yang perlu diperhatikan agar seluruh fasilitas sekolah dapat mendukung kegiatan pendidikan secara optimal.

“Masih ada tujuh ruangan yang membutuhkan revitalisasi,termasuk kebutuhan lapangan olahraga.Kami berharap pada tahap selanjutnya sekolah kembali mendapatkan dukungan anggaran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat,Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan,serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program.Apresiasi turut diberikan kepada dewan guru dan staf sekolah yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Camat Sebatik Tengah yang diwakili Kasi Trantib,Hasrul,S.IP.,mengapresiasi kolaborasi kepala sekolah,tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dalam mendukung pelaksanaan revitalisasi hingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai waktu yang ditentukan.

Ia mengingatkan,selesainya pembangunan harus diikuti tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlanjutan fungsi fasilitas yang telah disediakan.

“Jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua agar kita sama-sama bisa menjaga dan merawatnya dengan baik.Semoga seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin,”pesannya.

Menurutnya,pemeliharaan fasilitas sekolah menjadi tanggung jawab penting agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan,Andi Ahmad Maskur,S.IP., M.Si.mengatakan revitalisasi tidak boleh dipandang sebatas pembaruan fisik bangunan.Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pendidikan bagi peserta didik.

Fasilitas yang lebih layak diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan higienis.Ketersediaan ruang kelas serta sarana penunjang yang memadai juga dapat membantu sekolah memenuhi standar mutu pendidikan.

Andi menjelaskan,program revitalisasi menggunakan anggaran APBN dengan besaran yang bervariasi sesuai kondisi dan kebutuhan setiap sekolah.Penentuan pekerjaan mempertimbangkan fasilitas yang perlu diperbaiki,seperti ruang kelas,perpustakaan dan sarana pendukung lainnya.

“Harapannya,program revitalisasi ini terus berkesinambungan untuk mendorong pemerataan pendidikan dan melengkapi fasilitas di masing-masing sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan,peningkatan kualitas sarana harus berjalan seiring dengan perbaikan pelayanan pembelajaran agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh siswa.

SMPN 1 Sebatik Tengah tercatat sebagai salah satu sekolah prioritas di Kabupaten Nunukan yang masuk dalam pelaksanaan revitalisasi tahap pertama Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan di SMPN 1 Sebatik Tengah tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima bangunan dan aset,penyerahan kunci ruangan,pemotongan tumpeng, serta foto bersama.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan,perwakilan Kecamatan Sebatik Tengah,kepala UPT terkait,unsur kepolisian,kepala desa se-Kecamatan Sebatik Tengah,kepala sekolah SMP,SD dan MI,tokoh agama,tokoh masyarakat,serta wali murid.

Rampungnya revitalisasi tahap pertama menjadi langkah untuk memperbaiki kondisi sarana pendidikan di Sebatik Tengah.Namun,kebutuhan tujuh ruangan dan lapangan olahraga yang belum terpenuhi menunjukkan bahwa pembenahan infrastruktur sekolah masih memerlukan perhatian berkelanjutan.

Dukungan anggaran pada tahap berikutnya diharapkan dapat melengkapi fasilitas yang masih dibutuhkan,sehingga peningkatan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan tidak berhenti pada perbaikan bangunan,tetapi juga berlanjut pada terciptanya proses belajar mengajar yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.( Ozzie )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.