HUT Bhayangkara ke-80,Polsek Sebatik Timur Pimpin Gerakan Indonesia ASRI, Perkuat Sinergi TNI Pemerintah dan Masyarakat

GEMAKALTARA.COM | SEBATIK, KALTARA – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Jajaran Polsek Sebatik Timur, Polres Nunukan, memilih menghadirkan aksi nyata melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman,Sehat,Resik dan Indah) yang melibatkan TNI, pemerintah kecamatan, satuan Brimob, serta masyarakat dalam kegiatan gotong royong massal, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan MI Alkhairaat Sebatik Timur hingga kawasan Pasar Desa Bukit Aru Indah itu menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya hidup bersih sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

Aksi diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Didik Triastoro, SH., MH. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menyerahkan bantuan peralatan kebersihan kepada Kepala MI Alkhairaat Sebatik Timur, Nurdian Korompot, sebagai bentuk dukungan Polri terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman bagi para siswa.
Usai apel, personel Polri,Satuan Brimob, Satgas Marinir, aparatur Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur, tenaga pendidik serta masyarakat setempat bergerak bersama membersihkan area sekolah,saluran drainase,fasilitas umum hingga ruas Jalan Mulawarman RT 04 menuju Pasar Desa Bukit Aru Indah.
Suasana kebersamaan begitu terasa. Tanpa sekat, aparat keamanan, pemerintah dan warga bahu-membahu memungut sampah, membersihkan saluran air, memangkas rumput liar serta menata kawasan publik agar lebih bersih, tertib dan indah.

Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Didik Triastoro,mengatakan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi atas perjalanan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan serta kepedulian sosial.
“Polri hadir tidak hanya melalui tugas pemeliharaan kamtibmas dan penegakan hukum,tetapi juga melalui aksi-aksi yang berdampak langsung bagi masyarakat.Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama karena lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan,keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja,melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan hari ini menjadi kekuatan besar dalam membangun wilayah yang bersih,sehat dan nyaman untuk ditinggali,” tambahnya.
Gerakan Indonesia ASRI yang dilaksanakan Polsek Sebatik Timur sekaligus menjadi simbol kuat sinergitas antara Polri,TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.Kolaborasi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas wilayah perbatasan sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Selain membersihkan lingkungan,kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat untuk terus membiasakan pola hidup bersih,menjaga fasilitas umum serta meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah demi menjaga kelestarian lingkungan.
Sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80,Gerakan Indonesia ASRI dilaksanakan serentak di berbagai daerah sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.Melalui kegiatan tersebut,Polri menunjukkan bahwa semangat “Polri untuk Masyarakat” tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan keamanan,tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di wilayah perbatasan Sebatik Timur,semangat itu tampak jelas. Kehadiran Polri bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penggerak kebersamaan,kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan demi mewujudkan masa depan yang lebih sehat,bersih dan berkelanjutan. (Ozzie)
![]()
