Bunda Kaltara Naikkan Standar, Sebatik Harus Jadi Panggung Event Nasional hingga Internasional

GEMAKALTARA.COM | SEBATIK, KALTARA — Anggota Komisi VII DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Utara Hj.Rahmawati Zainal Paliwang yang akrab disapa “Bunda Kaltara”,menegaskan komitmennya mendorong Pulau Sebatik tampil sebagai wajah terdepan Indonesia di kawasan perbatasan melalui penguatan penyelenggaraan event berbasis digital.
Penegasan itu disampaikan saat kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Event Berkualitas yang digelar selama dua hari di PLBN Sebatik,Kabupaten Nunukan, Sabtu (25/4/2026).Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Komisi VII DPR RI dalam meningkatkan kapasitas daerah,khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hadir sebagai narasumber, Deputi Bidang Kementerian Pariwisata Okky Yonny Syahputra bersama Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Nunukan Juned,memberikan pembekalan terkait strategi menciptakan event yang profesional,menarik,serta mampu bersaing di era digital.Kegiatan ini turut diikuti kepala desa,generasi muda, hingga kelompok ibu-ibu yang antusias menyerap materi.
Hj,Rahmawati” Bunda Kaltara” menegaskan bahwa posisi Sebatik yang berbatasan langsung dengan Malaysia, khususnya Tawau, harus dimanfaatkan sebagai peluang, bukan sekadar tantangan.
“Sebatik ini beranda Indonesia”Kita tidak boleh hanya jadi penonton di wilayah sendiri.Harus ada event-event yang mampu menarik perhatian,bahkan dari luar daerah dan negara tetangga,” tegasnya.

Ia mengingatkan,pola lama penyelenggaraan event yang hanya bersifat seremonial sudah tidak relevan.Menurutnya,setiap kegiatan harus memiliki konsep kuat,daya tarik tinggi, dan mampu menciptakan dampak berkelanjutan.
“Kalau hanya acara biasa,orang akan cepat lupa.Kita butuh event yang bisa viral yang benar-benar mengangkat potensi lokal tapi dikemas modern dan menarik. Ini penting agar Sebatik dikenal luas,” ujarnya.
Lebih jauh,Bunda Kaltara menekankan peran strategis generasi muda dalam mempromosikan daerah melalui platform digital.Ia mendorong agar potensi alam, budaya,hingga kuliner Sebatik diangkat menjadi konten kreatif yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
“Anak muda harus jadi garda terdepan.Promosikan daerah melalui media sosial dengan konten positif.Kalau ini dilakukan konsisten,Sebatik bisa bersaing dan dikenal,tidak hanya di Kalimantan Utara,tapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya penyelenggara event yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.Dengan sinergi antara pemerintah,masyarakat dan pelaku kreatif,Sebatik dinilai memiliki peluang besar untuk bertransformasi dari wilayah perbatasan menjadi destinasi event unggulan yang membanggakan Indonesia. (Ozzie)
![]()
